Pilar-Pilar Pendidikan

Januari 13, 2009

PILAR-PILAR PENDIDIKAN

 

Empat Pilar Pendidikan yang diajukan UNESCO, diantaranya:

1. Learning to know : Penguasaan yang dalam dan luas akan bidang ilmu tertentu, termasuk di dalamnya Learning to How

2. Learning to do : Belajar untuk mengaplikasi ilmu, bekerja sama dalam team, belajar memecahkan masalah dalam berbagai situasi.

3. Learning to be : belajar untuk dapat mandiri, menjadi orang yang bertanggung jawab untuk mewujudkan tujuan bersama.

4. Learning to live together : Belajar memhami dan menghargai orang lain, sejarah mereka dan nilai-nilai agamanya.

Dengan mengaplikasikan pilar-pilar tersebut, diharapkan pendidikan yang berlangsung di seluruh dunia termasuk Indonesia dapat menjadi lebih baik, namun yang menjadi masalah adalah dunia pendidikan di Indonesia yang saat ini masih minim fasilitas, terlebih lagi di daerah-daerah terpencil, belum meratanya fasilitas pendidikan, tentunya akan menjadi halangan bagi siswa untuk mengembangkan diri mereka, sebagaimana pilar pendidikan pada point pertama di atas, “Learning to know”, bagaimana siswa dapat menambah ilmu sebanyak-banyaknya sedangkan fasilitasnya saja tidak memadai? Bagaimana mereka bisa mencari tambahan referensi ilmu sedangkan semua yang mereka dapat sangat terbatas? Lalu, mengarah ke point kedua, “Learning To Do”, belajar untuk berkarya atau mengaplikasikan ilmu yang didapat oleh siswa, di sini kembali muncul pertanyaan, bagaimana siswa dapat berkarya sedangkan ilmu mereka sangat minim.

Dapat kita lihat, pilar-pilar pendidikan tersebut memang dirancang dengan sangat bagus dan dengan tujuan yang sangat bagus pula, namun perlu diingat, masih banyak aspek penghalang dalam pelaksanaan pilar-pilar pendidikan tersebut, sebut saja kurangnya SDM guru yang benar-benar “mumpuni”, perbedaan pola pikir setiap masyarakat atau daerah dalam memandang arti penting pendidikan, kemudian lagi, FASILITAS, fasilitas yang minim entah dananya yang tidak ada atau mampir ke kantong karuptor akan sangat menghambat kemajuan proses belajar mengajar, dan kendala-kendala yang lain.

 

Internet

Januari 13, 2009

 

 Pengertian Internet

Istilah INTERNET berasal dari bahasa Latin inter, yang berarti “antara”. Secara kata per kata INTERNET berarti jaringan antara atau penghubung. Memang itulah fungsinya, INTERNET menghubungkan berbagai jaringan yang tidak saling bergantung pada satu sama lain sedemikian rupa, sehingga mereka dapat berkomunikasi. Sistem apa yang digunakan pada masing-masing jaringan tidak menjadi masalah, apakah sistem DOS atau UNIX.

Sementara jaringan lokal biasanya terdiri atas komputer sejenis (misalnya DOS atau UNIX), INTERNET mengatasi perbedaan berbagai sistem operasi dengan menggunakan “bahasa” yang sama oleh semua jaringan dalam pengiriman data. Pada dasarnya inilah yang menyebabkan besarnya dimensi INTERNET.

Dengan demikian, definisi INTERNET ialah “jaringannya jaringan”, dengan menciptakan kemungkinan komunikasi antar jaringan di seluruh dunia tanpa bergantung kepada jenis komputernya.

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

Menurut Webopaedia,internet adalah suatu jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer.

 

 

 

Cara penyambungan dari komputer ke  modem

Sejarah Internet

Sejarah INTERNET dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Banyak hal di INTERNET hanya dapat dimengerti dengan mengetahui latar-belakang perkembangannya.
 

 

ARPANet

Pada tahun 1969 ARPA (Advanced Research Project Agency), sebuah bagian dalam kementerian Pertahana Amerika Serikat memulai sebuah proyek, yang di satu sisi menciptakan jalur komunikasi yang tak dapat dihancurkan dan disisi lain memudahkan kerjasama antar badan riset diseluruh negeri, seperti juga industri senjata. Maka terbentuklah ARPANet.

Bila pada awalnya komputer sejenis yang melakukan pertukaran data, bertambahnya komputer dengan berbagai sistem operasi lain menuntut solusi baru komunikasi yang tak terbatas antar semua badan yang tergabung dalam jaringan.

Internetting Project

Untuk itu dibuat Internetting Project, yang mengembangkan lebih lanjut hasil yang telah dicapai dalam ARPANet, agar media komunikasi baru ini juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai sistem komputer yang tergabung. Kemudian vendor-vendor komputer meramaikan lalu lintas jaringa tersebut untuk berbagai kebutuhan sehingga terciptalah INTERNET.

Seperti telah disebutkan di atas, INTERNET terbentuk dari jaringan-komputer yang tersebar di seluruh dunia. Masing-masing jaringan-komputer terdiri dari tipe-tipe komputer yang berbeda dengan jaringan yang lainnya. Maka diperlukan sebuah protokol yang mampu mengintegrasikan seluruh jaringan komputer tersebut.

Solusinya adalah sebuah protokol pengiriman data yang tak bergantung pada jenis komputer dan digunakan oleh semua komputer untuk saling bertukar data. Agar data tidak hanya dapat dikirim dan diterima, melainkan juga dapat dimanfaatkan oleh setiap komputer, diperlukan program standar yang mengolah data tersebut pada sistem yang berkaitan.

Protokol pengiriman merupakan sebuah konvensi (kesepakatan) yang menetapkan dengan cara apa data dikirimkan dan bagaimana kesalahan yang terjadi dikenali serta dipecahkan. Secara sederhana prose pengiriman data terdiri atas dua langkah.

Pertama, data yang akan dikrimkan (misalnya sebuah file teks) dibagi ke dalam paket data berukuran data berukuran sama (paket), kemudian dikirimkan satu per satu. Di Internet, protokol ini disebut IP (Internet Protocol).

Kedua, harus dijamin setiap paket data sampai ke alamat yang benar dan semuanya benar diterima. Untuk itu diperlukan protokol lainnya, yaitu Transmission Control Protocol (TCP) mengaitkan sebuah blok data pada paket data IP, yang antara lain mengandung informasi mengenai alamat, jumlah total paket data dan urutan setiap paket yang membentuk paket tersebut. Hanya secara bersamaan kedua protokol membentuk kesatuan yang berfungsi, karena itu biasanya disebut TCP/IP.

Dengan adanya TCP/IP ini, INTERNET memiliki 3 keuntungan :

*       Memberi kesempatan INTERNET menggunakan jalur komunikasi yang sama untuk pemakai yang berbeda pada saat yang sama. Karena paket-paket data tidak perlu dikirimkan bersama-sama, jalur komunikasi dapat membawa segala tipe paket data sementara mereka dikirimkan dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Sebagai contoh, bayangkan sebuah jalan raya di mana mobil bergerak sepanjang jalan yang sama walaupun mereka menuju ke tempat-tempat yang berbeda-beda.

*      Memberi INTERNET fleksibilitas. Sementara paket-paket data bergerak, mereka bergerak dari satu host ke host lain sampai mencapai tujuan akhir. Jika sebuah jalur komunikasi tidak berfungsi, sistem yang mengontrol aliran data dapat menggunakan jalur alternatif. Maka, paket-paket data dapat bergerak melalui jalur-jalur yang berbeda-beda.

*      Meningkatkan kecepatan transmisi data. Sebagai contoh, jika terjadi kesalahan, TCP meminta host asal mengirm kembali hanya paket-paket data yang mengandung kesalahan, bukan semua paket data. Ini berarti meningkatkan kecepatan transmisi data.

*      Sambungan langsung ke Network Anda dapat menggunakan sebuah komputer yang secara langsung mempunyai hubungan ke INTERNET. Sebagai contoh, Anda mungkin menggunakan sebuah PC yang merupakan bagian dari sebuah jaringan komputer yang mempunyai hubungan ke INTERNET. Dalam kasus ini, sistem Anda menjadi host INTERNET penuh, yaitu mempunyai alamat elektronik tersendiri.

*      Sambungan dengan menggunakan SLIP/PPP Untuk menggunakan hubungan dial-up telepon, Anda memerlukan sebuah alat untuk mengkonversi sinyal komputer (digital) menjadi sinyal telepon (analog), dan sebaliknya. Alat untuk mengkonversi sinyal digital ke sinyal analog disebut modulator. Sedang, alat untuk mengkonversikan sinyal analog ke sinyal digital disebut demodulator. Untuk mengakses ke INTERNET melalui hubungan telepon, Anda memerlukan sebuah modem (modulator-demodulator). Selain itu diperlukan juga TCP/IP dan software SLIP atau PPP seperti Linux, Warp, dll.

*      Sambungan langsung ke On-line Service seperti BBS, Compuserve.
Untuk menjadi sebuah host INTERNET tanpa harus memiliki hubungan full-time ke INTERNET (yang umumnya sangat mahal), ada sebuah cara mensetup sebuah host INTERNET melalui hubungan telepon. Untuk melakukan hal tersebut, Anda perlu mengadakan perjanjian dengan sebuah host INTERNET yang lain yang bertindak sebagai titik hubungan. Selanjutnya, diperlukan sejumlah program yang disebut sebagai PPP (Point to Point Protocol) dan SLIP (Serial Line Internet Protocol) dalam workstation. Setelah workstation menghubungi host INTERNET melalui jalur telepon, PPP menyediakan kemampuan TCP/IP untuk workstation tersebut.

Tentunya juga harus ada sebuah metode yang memungkinkan pengiriman kepada masing-masing komputer di INTERNET. Pada awalnya disusun sebuah daftar yang memuat nama semua jaringan yang tergabung dalam INTERNET. Dengan tingkat pertumbuhan INTERNET yang sangat tinggi tidak mungkin lagi menjaga daftar-daftar tetap aktual.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Manfaat Internet

Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke INTERNET .Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di INTERNET: 1. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. 2. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja :sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.

Manfaat umum Internet :

*      Memudahkan penggunanya berkomunikasi secara global

*      Cepat dan biaya relatif murah dalam penyampaian informasi dan komunikasi ke berbagai tempat secara bersamaan

*      Menambah berbagai macam informasi penting yang tidak di dapatkan di media cetak

*      Menambah persaudaraan,persahabatan,teman-teman baru dari hasil penjelajahan di jalur internet

*      Menambah wawasan berpikir,berkreasi,dan berinovasi

Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan INTERNET tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. INTERNET adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat INTERNET terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.
Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan INTERNET dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.

INTERNET browser atau sering disingkat browser berasal dari kata “browse”. Bila kita terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia maka artinya adalah melihat-lihat atau menjelajah, sedangkan penambahan imbuhan “r” dalam Bahasa Inggris mencerminkan subyek atau pelaku tindakan. Dengan demikian internet browser dapat diartikan sebagai pelaku penjelajahan internet atau alat yang digunakan untuk menjelajahi internet bagi penggunanya.

Hingga saat ini sudah ada berbagai macam browser yang beredar di pasaran. Contohnya adalah Netscape Navigator, Microsoft Internet Explorer (IE), Opera, Mozilla Firefox, Mosaic, Safari, dan lain sebagainya. Browser-browser di atas menawarkan fitur yang berbeda-beda, sekaligus memiliki kelemahan yang bervariasi.

Perbedaan menjadikan beberapa buah browser amat populer di kalangan pengguna INTERNET, sedangkan beberapa browser lain kian meredup dan berhenti dikembangkan. Saat ini ada 2 browser yang paling populer digunakan, yaitu Microsoft Internet Explorer (IE) dan Mozilla Firefox.

INTERNET Explorer ialah browser yang paling banyak digunakan oleh pengguna INTERNET. Berdasarkan statistik bulan Mei 2006 (Refsnes Data 2006), 62,2% pengguna internet menggunakan IE ini. Alasannnya adalah IE memberikan keuntungan kemudahan penginstalan browser. Dengan menginstall sistem operasi Windows, INTERNET Explorerpun secara otomatis terinstall dalam komputer. Oleh karena itu pengguna tidak perlu repot menginstall browser internet secara terpisah.

Mozilla Firefox merupakan browser favorit setelah INTERNET Explorer, yaitu sekitar 28 % dari seluruh pengguna INTERNET. Namun jumlahnya kian bertambah sejak Firefox pertama kali diluncurkan karena banyak pengguna kini beralih ke Firefox. Termasuk di kalangan SIMKES 2007 mungkin 99,99% menggunakan browser ini.

                           

 

 

Presentasi sistem Tata surya

Januari 13, 2009

Power Point Tik

Publish at Scribd or explore others: Education pembelajaran sistem

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sistem Tata Surya

Januari 13, 2009

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran               : Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas / Semester            : VI / 2

Alokasi Waktu                : 2 x 35 menit

 

 

I. STANDAR KOMPETENSI:

Bumi dan Alam Semesta

9. Memahami matahari sebagai pusat tata surya dan interaksi bumi dalam tata surya.

 

II. KOMPETENSI DASAR:

9.1 Mendeskripsikan sistem tata surya dan posisi penyusun tata surya

 

III. INDIKATOR:

1.    Mengklasifikasikan macam-macam planet dalam tata surya.

2.    Mengetahui ciri-ciri planet dalam tata surya

 

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN:

1.    Siswa dapat mengklasifikasikan planet-planet dalam sistem tata surya.

2.    Siswa dapat mendemontrasikan, menceritakan bahwa planet memiliki ciri yang berbeda-beda.

 

V. MATER POKOK/PEMBELAJARAN:

Sistem Tata Surya

 

VI. METODE PEMBELAJARAN:

1.    Tanya jawab

2.    Diskusi

3.    Eksperimen

 

VII. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:

A.   Kegiatan Awal

1.    Guru mendemontrasikan beberapa urutan letak planet dalam tata surya.

2.    Mengajukan beberapa pertanyaan berhubungan dengan urutan planet yang ditampilkan

 

B. Kegiatan Inti

1.   Siswa dibagi  kelompok masing-masing beranggotakan 4 orang siswa.

2.   Tiap kelompok membuat gambar urutan planet dengan menggunakan lembar kerja posisi planet beserta ciri-ciri planet.

3.   Setiap kelompok presentasi di depan kelas.

4.   Siswa bersama guru menyimpulkan materi pelajaran dan mencatat resumenya.

 

C. Kegiatan Akhir

Siswa menjawab beberapa pertanyaan guru secara lisan sebagai tes hasil belajar

Sebagai aplikasi materi, siswa diberi tugas membawa beberapa perlengkapan percobaan pada pertemuan berikutnya

 

VIII. ALAT DAN SUMBER:

1.    Buku IPA, kelas 6

2.    204  Percobaan yang menakjubkan hal 108

3.    Media tata surya (urutan tata surya)

4.    Gambar tata surya.

 

IX. PENILAIAN: 

1.    Tertulis

Soal-soal Evaluasi tertulis dalam bentuk pilihan ganda dan uraian.

2.  Kinerja / Perbuatan

Ø Aktivitas siswa dalam tanya jawab dan diskusi

Ø Aktivitas siswa dalam melakukan percobaan

3.   Portofolio

Ø Pemahaman siswa terhadap sistem tata surya dan ciri planet.

                                                                                                       

Mengetahui,                                                             …………, ………………….

Kepala SD …………….                                                Guru ………..

 

 

 

…………………………….                                      ……………………………

NIP. …………………..                                                    NIP. ………………….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemanfaatan TIK di Negara Amerika dalam Bidang Pendidikan

Januari 13, 2009

Pemanfaatan TIK di Negara Amerika dalam Bidang Pendidikan___________________________________

1. Pendahuluan
Siapa yang tidak tahu Negara Amerika? Negara Adikuasa yang mampu menguasai berbagai bidang di dunia ini. Namun saat ini Negara tersebut sedang mengalami krisis ekonomi yang sangat berdampak bagi ekonomi dunia yang kita sebut dengan ekonomi global. Jika dilihat dari jarak antara Negara Indonesia dan Amerika tentunya sangatlah jauh. Lalu bagaimana berita yang sedang menerpa di Negara paman sam ini dapat dengan mudah sampai ke berbagai penjuru di dunia ini. Tentunya hal ini memerlukan suatu alat yang sangat canggih yang mampu menempuh jarak yang jauh dengan waktu yang sangat singkat. Kiranya alat apa yang mampu memberikan transfer informasi secepat ini?
Jawabannya adalah internet, telepon selular, email, dan alat komunikasi canggih lainnya yang mamapu memberikan kemudahan dalam layanannya. Kita tidak dapat mengakses internet tanpa mengguankan alat yang dinamakan komputer. Alat modern yang canggih ini tentunya tidak bisa langsung hadir disisi kita tanpa suatu proses perjalanan yang panjang. Lalu muncullah pertanyaan dibenak kita siapakah penemu komputer itu?
Hasil temuan Howard Aiken menurut Ardoni (1998) yang bernama komputer semakin hari semakin canggih. Bila pada mulanya komputer berukuran besar hanya dapat digunakan sebagai alat hitung, sekarang komputer berujuran kecil dapat dipakai untuk berbagai keperluan. Bila pada mulanya komputer hanya dapat memindahkan informasi yang diolahnya ke media cetak atau bahkan hanya ke layar monitornya saja sendiri, sekarang komputer dapat dipakai untuk memindahkan sejumlah besar informasi, menempuh jarak yang jauh daam waktu singkat. Semua itu karena kecanggihan komputer “menumpang” kecanggihan alat komunikasi. Dengan kata lain komputer merupakan alat penting dalam menjadikan teknologi informasi dan komunikasi yang menjadi andal, murah, dan praktis.

2. Bagaimana TIK di Negara Amerika

2.1 Sejarah TIK di Amerika
Sebelum kita membahas jauh mengenai bagaimana sebenarnya TIK di Negara Amerika, kita akan mengulas sedikit mengenai sejarah TIK itu sendiri di Negara yang bisa disebut sebagai Negara adikuasa tersebut.
Awalnya internet berasal dari Negara Amerika yang bermula dari proyek pertahanan Amerika Serikat 1969 yang diberi nama ARPA. Tujuan awal di bangunannya proyek ini adalah untuk kepentingan pertahanan militer. Proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) tersebut bertujuan untuk menghubungkan komputer dalam suatu bentuk jaringan sehingga informasi dapat dipindahkan dari satu komputer ke komputer yang lainnya. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

2.2 Perkembangan TIK di Amerika
Berkat kegigihan dan keberhasilan Pertahanan Amerika Serikat denagn membuat system computer menjadikan hasil proyek ini menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dipakai untuk Internet yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Pada mulanya APARNET hanya menghubungkan 3 situs saja Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Sehingga, ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet. Bermula dari sinilah kemudian internet dapat berkembang ke berbagai Negara.
Perkembangan TIK di Amerika dapat terlihat dari tabel di bawah ini :
No Tahun Perkembangan Komputer
1 1957 Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
2 1958 Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA).
3 1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
4 Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
5 Pertengahan 1960-an
ARPA mengembangkan ARPANET ke berbagai universitas
6 1965
Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
7 1968 Jaringan Tymnet dibuat.
8 1971
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
9 1972
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet.
10 1972-1974
Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
11 1973
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
12 1974
Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.

13 1977
Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.

14 1978
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
15 1979 penggunaan Usenet
16 Awal 1980-an
BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
17 1982
Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan

2.3 Penemuan Terbaru TIK di Amerika
Kemudian,pada April 2008 melalui Global Grid Forum dalam ‘Red Button Day’, muncullah satu konsep yang merupakan evolusi terbaru internet yaitu Grid atau Internet2. Konsep Grid sebenarnya dibawa dari komputer terdistribusi yaitu konsep untuk mengkoneksikan superkomputer menjadi metakomputer. Kata Grid diambil dari Electricity Grid (jaringan listrik) yaitu alat elektronik dicolokkan ke jala tersebut (grid), akan memperoleh resource yang sama dengan mengabaikan dari mana resource tersebut berasal.
Ciri-ciri konsep Grid Computing yaitu:
1. Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat.
2. Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka (tidak terpaut pada suatu implementasi atau produk tertentu).
3. Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, (nontrivial quality of service) yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari komputasi grid tersebut.
Sampai tulisan ini dibuat, Grid belum masih dikembangkan dan masih dalam studi laboratorium dan untuk komunitas tertentu serta perusahaan provider yang menguji cobanya. Kemungkinan akan dipublish 1 sampai 2 tahun mendatang ke masyarakat internet. Konsep Grid, rencananya akan di coba pertama kali di Amsterdam mengingat Amsterdam adalah kota dengan koneksi jaringan terpadat dan menjadi rumah dari konseptor internet. Internet Engineering Task Force.
Di Amerika sendiri pemanfaatan TIK telah merambah keberbagai bidang, mulai dari politik, social, pertahanan, ekonomi, terutama pada bidang pendidikan dan masih banyak lagi yang lainnya.

3. Pemanfaatan TIK di Bidang Pendidikan
Guru memiliki keterbatasan dalam mengajar siswa, walaupun masih banyak hal-hal positif juga yang dapat diperoleh darinya. Di Amerika Serikat, istilah “guru” sering diidentikkan sebagai orang yang memiliki kecakapan di bidangnya, misal kecakapan spiritual, kecanggihan teknologi dan lain-lain. Beberapa keterbatasan itu, di antaranya interaksi yang terbatas karena umumnya kelas diisi banyak siswa.

Di Amerika ada anggapan bahwa siswa akan mmapu mengaktifkan semua indera dan sensitifnya melalui melihat, mendengarkan, dan membaca. Komputer dianggap sebagai alat yang mampu membantu siswa Karena dapat diatur atau diformat sesuai dengan kemampuan siswa sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa pula.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai pemanfaatan komputer di pra-sekolah dasar dan sekolah tentang ICT dan anak-anak muda. Ada laporan penelitian pendidikan keuntungan yang timbul dari anak-anak muda menggunakan ICT dalam berbagai situasi belajar. Ada juga laporan dari kedua pemerintah dan badan-badan independen pada jumlah dan jenis menggunakan komputer di rumah dan di school. Selama tujuh tahun terakhir ini anak-anak di kelas dalam kota, sekolah telah menggunakan komputer multimedia berbasis perangkat lunak sederhana untuk memecahkan masalah dan menghasilkan produk-produk elektronik di tingkat kognitif yang sesuai.
Saat ini di Amerika telah berjalan proyek yang disebut OLPC (One Laptop Per Child). Melalui program OLPC ini, anak-anak berkesempatan untuk mengakses data dan informasi secara langsung dan mandiri.
Selain itu saat ini di Amerika pun telah berjalan program belajar jarak jauh dimana siswa bisa sekolah tanpa harus berada ditempat yang sama dengan guru ataupun bisa berada pada jarak yang sangat jauh sekali. hal ini menggunakan alat bantu berupa internet dimana siswa dan guru dapat berkomunikasi dan bertatap muka langsung lewat internet. Program ini dianggap sangat berhasil karena mampu melakukan kegiatan belajar mengajar tanpa lagi harus mempermaslahkan jarak dan waktu. Belajar seperti ini dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun.

4. Alasan Pemanfaatan TIK

4.1 Bidang-bidang yang memanfaatkan TIK
Dikarenakan TIK di Amerika mampu memberikan kontribusi yang lebih baik dan menguntungkan. Maka di Amerika sendiri pemanfaatan TIK telah merambah keberbagai bidang, mulai dari politik, sosial, pertahanan, ekonomi, terutama pada bidang pendidikan dan masih banyak lagi yang lainnya.
Saat ini bidang yang sedang mengalami pertumbuhan ynag pesat adalah di bidang hiburan terutama dilima regional yang difokuskan di Amerika di antaranya :
1) E-commerce bidang komersial ( iklan)
2) Produk-produk perangkat lunak dan jasa computer
3) Multimedia
4) Internet
5) peralatan Telekomunikasi-Telekomunikasi dan networking

4.2 Permasalahan yang sering terjadi
Tentunya pemanfaatan TIK di Negara Amerika ini tidak luput dari permasalahan ataupun kendala yang menghadang diantaranya saja adalah :
1. Masalah biaya
Biaya yang dibutuhkan untuk pencapaian program OLPC ini tidak sedikit. Apalagi untuk pemerataan fasilitas pendidikan ke berbagai pelosok wilayah Amerika.
2. Masalah SDM ( tingkat keahlian )
Belum semua orang ammpu menguasai computer maka perlu diadakan pelatihan-pelatihan. Terutama pada guru sebagai pengajar diharuskan mampu menguasai computer dan internet sebagai bahan untuk membuat suasana belajar menjadi menyenangkan.
3. Masalah Sosial
Dengan menggunakan computer banyak orang yang lebih senang berdiam diri dirumah memainkan computer mereka dan lebih senang berinteraksi lewat layanan internet ketimbang bertatap muka langsung dengan yang bersangkutan sehingga membuat orang jarang berinteraksi langsung dan lebih bersifat individualis.

4. Perawatan Peralatan
Tentunya semua peralatan yang telah dibeli itu harus dijaga kualitasnya, saat ini banyak sekali perangkat computer yang hanya bertahan beberapa waktu saja karena mengalami kerusakan tetapi tidak diambil cara untuk memperbaiki ataupun mengatasinya. Kebanyakan mereka memilih untuk membeli peralatan baru daripada memperbaikinya.

4.3 Desain Dasar Laboraturium Komputer
Tata letak laboraturium ataupun ruangan belajar yang menggunakan computer di Amerika adalah seperti gambar di bawah ini :

Jadi posisi tempat duduk adalah melingkar hal ini dimaksudkan adanya transfer dua arah antara guru dan murid serta pembelajaran tidak hanya dilakukan pada satu ruangan saja tetapi didesain untuk dapat dilihat dari berbagai arah.

Pembelajaran Sistem Tata Surya Kelas 6 SD

Januari 13, 2009

Power Point Tik

Publish at Scribd or explore others: Education pembelajaran sistem

pengertian TIK

Januari 13, 2009

TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMUNIKASI

TIK atau teknologi informasi dan komunikasi pada era ini berkembang sangat pesat, dimulai dengan ditemukannya system computer hingga komunikasi dunia maya yang bisa dinikmati melalui telepon selulardengan akses GPRS.

Namun banyak orang yang masih awam tentang Teknologi Informasi dan komunikasi tersebut.Hal tersebut terukur dari kurang optimalnya penggunaan teknologi diatas dalam kehdupan sehari-hari. Contohnya masyarakat Indonesia pada umumnya yang masih menggunakan telepon selular hanya sebatas komunikasi antar personal, padahal telepon selular yang mereka gunakan telah cukup memadai untuk digunakan sebagai alat komunikasi dengan dunia luar menggunakan internet ataupun GPRS.

Lalu, apa itu sebenarnya teknologi Informasi dan Komunikasi? Dan bagaimana perkembangannya? Serta apa yang menjadi manfaat utama dari teknologi informasi dan komunikasi khususnya dalam bidang pendidikan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Pengertian TIK

Terdapat banyak pengertian mengenai TIK atau Teknologi informasi dan komunikasi, diantaranya dipaparkan sebagai berikut :

1.      Menurut Eric Deeson, Harper Collins Publishers, Dictionary of Information Technology, Glasgow,UK,1991

 “Information Technology (IT) the handling of information by electric and electronic (and microelectronic) means.”Here handling includes transfer. Processing, storage and access, IT special concern being the use of hardware and software for these tasks for the benefit of individual people and society as a whole

Dari penjelasan di atas dapat diartikan bahwa teknologi informasi adalah kebutuhan manusia didalam mengambil dan memindahkan , mengolah dan memproses informasi dalam konteks sosial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan.

 

2.      Menurut Puskur Diknas Indonesia, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)    mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi.

a.       Teknologi Informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,  penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.

b.       Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa      Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang  segala kegiatan  yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media 

3.      Menurut Susanto ( 2002 ) informasi merupakan hasil dari pengolahan data namun tidak semua hasil dari pengolahan tersebut dapat menjadi informasi.

Jadi pengertian TIK adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.

Perkembangan dan Pemanfaatan TIK dalam Dunia Pendidikan

            Sebelum menginjak abad 21 yang telah serba modern, penemuan teknologi-teknologi telah dirintis dimulai dari ditemukannya mesin tik, alat komunikasi seperti mesin penyampai pesan. Kemudian hal ini berkembang lagi dengan dibuatnya computer dari yang paling sederhana hingga komputer yang paling canggih selain itu ditemukan telepon sederhana hingga ditemukannya hand phone dan saat ini telah berkembang menjadi PDA. Bahkan pada saat ini abad ke 21 telah ditemukan bidang rekayasa mikroelektronika. Hal ini dapat menunjukkan bahwa TIK mengalami perkembangan yang sangat pesat.

            Dengan telah berkembangnya system komunikasi online seperti telepon, sms, ataupun email yang dapat diakses dalam dunia maya, tentunya hal ini mempengaruhi dalam berbagai aspek kehidupan khususnya dalam bidang pendidikan. Hal ini dapat terlihat dengan telah terjadinya pergeseran dalam proses pembelajaran dimulai dari ‘belajar di ruang kelas’ ke’ belajar dimana saja’, dari ‘kertas’ ke ‘on line’. Interaksi antara guru dengan siswa pun tidak hanya dapat dilakuakn melalui hubungan tatap muka tetapi dapat dilakukan melalui telepon, sms, ataupun email. Dalam tugas pokok seorang guru pun menjadi terasa lebih mudah baik dalam membuat persiapan mengajar, mencari sumber bahan ajar, bahkan dalam pembuatan evaluasi bagi siswa yang dapat diberikan secara beragam. Hal ini bisa memanfaatkan teknologi komputer. Dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi yang diperuntukkan bagi peningkatan kinerja lembaga pendidikan dalam upayanya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Guru dan pengurus sekolah tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan operasional, yang sesungguhnya dapat digantikan oleh komputer. Dengan demikian dapat memberikan keuntungan dalam efisien waktu dan tenaga.

            Bila diuraikan pemanfaatan TIK dapat dijelaskan secara terperinci seperti :

• Penyimpanan dan pengolahan data siswa, staf, keuangan, dan asset sekolah

• Analisis perkembangan kinerja siswa, guru, dan sekolah dari periode ke periode

• Penyediaan informasi tentang perkembangan studi siswa kepada Guru Wali dan Orang Tua

• Penyediaan informasi untuk mendukung pelaporan kepada Kantor Dinas Pendidikan yang  terkait dengan Ujian Akhir Nasional (UAN) dan Badan Akreditasi Sekolah (BAS)

• Pengolahan data menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan

• Pengelolaan perpustakaan termasuk katalogisasi buku-buku, penelusuran buku, proses peminjaman dan pengembalian buku, status keberadaan buku, dan penetapan jumlah denda.

 

 

Kesimpulan

 

Jadi TIK adalah suatu alat atau media yang dapat digunakan untuk transfer data baik satu arah maupun dua arah. Dengan pesatnya perkembangan  TIK ini sangat berguna dalam dunia pendidikan karena guru dan lembaga sekolah pun mendapatkan kemudahan dengan memanfaatkan TIK dalam melaksanakan tugas pokoknya. Materi pembelajaran dapat dibuat  menjadi lebih menarik. Selain itu, siswa dan guru mudah mendapatkan pengkayaan materi ajar sehingga akan meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi.  Namun dengan berbagai kemudahan dalam proses pembelajaran yang lebih bersifat on line kita pun jangan sampai meninggalkan proses pembelajaran bersifat manual.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      http://rindupulang.blogspot.com/2008/02/pemanfaatan-teknologi-informasi-dan.html

2.      http://www.e-dukasi.net/artikel/index.php?id=43

3.      http://duniatik.blogspot.com/2008/02/pengertian-teknologi-informasi-dan.html

4.      http://www.kamadeva.com/index-menu-news-newsid-tiduniapendidikan.htm

5.      http://www.e-dukasi.net/artikel/index.php?id=74

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sistem tata surya kelas 6 sd

Januari 11, 2009

slide show materi sistem tata surya untu7k kelas 6 sdpower-point-tik97

pilar-pilar pendidikan

Januari 11, 2009

pilar-pilar-pendidikan

pemanfaatan TIK di negara Amerika

Januari 1, 2009

Perkembangan TIK di negara Amerika


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.