Pemanfaatan TIK di Negara Amerika dalam Bidang Pendidikan

Pemanfaatan TIK di Negara Amerika dalam Bidang Pendidikan___________________________________

1. Pendahuluan
Siapa yang tidak tahu Negara Amerika? Negara Adikuasa yang mampu menguasai berbagai bidang di dunia ini. Namun saat ini Negara tersebut sedang mengalami krisis ekonomi yang sangat berdampak bagi ekonomi dunia yang kita sebut dengan ekonomi global. Jika dilihat dari jarak antara Negara Indonesia dan Amerika tentunya sangatlah jauh. Lalu bagaimana berita yang sedang menerpa di Negara paman sam ini dapat dengan mudah sampai ke berbagai penjuru di dunia ini. Tentunya hal ini memerlukan suatu alat yang sangat canggih yang mampu menempuh jarak yang jauh dengan waktu yang sangat singkat. Kiranya alat apa yang mampu memberikan transfer informasi secepat ini?
Jawabannya adalah internet, telepon selular, email, dan alat komunikasi canggih lainnya yang mamapu memberikan kemudahan dalam layanannya. Kita tidak dapat mengakses internet tanpa mengguankan alat yang dinamakan komputer. Alat modern yang canggih ini tentunya tidak bisa langsung hadir disisi kita tanpa suatu proses perjalanan yang panjang. Lalu muncullah pertanyaan dibenak kita siapakah penemu komputer itu?
Hasil temuan Howard Aiken menurut Ardoni (1998) yang bernama komputer semakin hari semakin canggih. Bila pada mulanya komputer berukuran besar hanya dapat digunakan sebagai alat hitung, sekarang komputer berujuran kecil dapat dipakai untuk berbagai keperluan. Bila pada mulanya komputer hanya dapat memindahkan informasi yang diolahnya ke media cetak atau bahkan hanya ke layar monitornya saja sendiri, sekarang komputer dapat dipakai untuk memindahkan sejumlah besar informasi, menempuh jarak yang jauh daam waktu singkat. Semua itu karena kecanggihan komputer “menumpang” kecanggihan alat komunikasi. Dengan kata lain komputer merupakan alat penting dalam menjadikan teknologi informasi dan komunikasi yang menjadi andal, murah, dan praktis.

2. Bagaimana TIK di Negara Amerika

2.1 Sejarah TIK di Amerika
Sebelum kita membahas jauh mengenai bagaimana sebenarnya TIK di Negara Amerika, kita akan mengulas sedikit mengenai sejarah TIK itu sendiri di Negara yang bisa disebut sebagai Negara adikuasa tersebut.
Awalnya internet berasal dari Negara Amerika yang bermula dari proyek pertahanan Amerika Serikat 1969 yang diberi nama ARPA. Tujuan awal di bangunannya proyek ini adalah untuk kepentingan pertahanan militer. Proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) tersebut bertujuan untuk menghubungkan komputer dalam suatu bentuk jaringan sehingga informasi dapat dipindahkan dari satu komputer ke komputer yang lainnya. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

2.2 Perkembangan TIK di Amerika
Berkat kegigihan dan keberhasilan Pertahanan Amerika Serikat denagn membuat system computer menjadikan hasil proyek ini menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dipakai untuk Internet yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Pada mulanya APARNET hanya menghubungkan 3 situs saja Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Sehingga, ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet. Bermula dari sinilah kemudian internet dapat berkembang ke berbagai Negara.
Perkembangan TIK di Amerika dapat terlihat dari tabel di bawah ini :
No Tahun Perkembangan Komputer
1 1957 Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
2 1958 Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA).
3 1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
4 Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
5 Pertengahan 1960-an
ARPA mengembangkan ARPANET ke berbagai universitas
6 1965
Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
7 1968 Jaringan Tymnet dibuat.
8 1971
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
9 1972
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet.
10 1972-1974
Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
11 1973
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
12 1974
Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.

13 1977
Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.

14 1978
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
15 1979 penggunaan Usenet
16 Awal 1980-an
BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
17 1982
Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan

2.3 Penemuan Terbaru TIK di Amerika
Kemudian,pada April 2008 melalui Global Grid Forum dalam ‘Red Button Day’, muncullah satu konsep yang merupakan evolusi terbaru internet yaitu Grid atau Internet2. Konsep Grid sebenarnya dibawa dari komputer terdistribusi yaitu konsep untuk mengkoneksikan superkomputer menjadi metakomputer. Kata Grid diambil dari Electricity Grid (jaringan listrik) yaitu alat elektronik dicolokkan ke jala tersebut (grid), akan memperoleh resource yang sama dengan mengabaikan dari mana resource tersebut berasal.
Ciri-ciri konsep Grid Computing yaitu:
1. Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat.
2. Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka (tidak terpaut pada suatu implementasi atau produk tertentu).
3. Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, (nontrivial quality of service) yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari komputasi grid tersebut.
Sampai tulisan ini dibuat, Grid belum masih dikembangkan dan masih dalam studi laboratorium dan untuk komunitas tertentu serta perusahaan provider yang menguji cobanya. Kemungkinan akan dipublish 1 sampai 2 tahun mendatang ke masyarakat internet. Konsep Grid, rencananya akan di coba pertama kali di Amsterdam mengingat Amsterdam adalah kota dengan koneksi jaringan terpadat dan menjadi rumah dari konseptor internet. Internet Engineering Task Force.
Di Amerika sendiri pemanfaatan TIK telah merambah keberbagai bidang, mulai dari politik, social, pertahanan, ekonomi, terutama pada bidang pendidikan dan masih banyak lagi yang lainnya.

3. Pemanfaatan TIK di Bidang Pendidikan
Guru memiliki keterbatasan dalam mengajar siswa, walaupun masih banyak hal-hal positif juga yang dapat diperoleh darinya. Di Amerika Serikat, istilah “guru” sering diidentikkan sebagai orang yang memiliki kecakapan di bidangnya, misal kecakapan spiritual, kecanggihan teknologi dan lain-lain. Beberapa keterbatasan itu, di antaranya interaksi yang terbatas karena umumnya kelas diisi banyak siswa.

Di Amerika ada anggapan bahwa siswa akan mmapu mengaktifkan semua indera dan sensitifnya melalui melihat, mendengarkan, dan membaca. Komputer dianggap sebagai alat yang mampu membantu siswa Karena dapat diatur atau diformat sesuai dengan kemampuan siswa sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa pula.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai pemanfaatan komputer di pra-sekolah dasar dan sekolah tentang ICT dan anak-anak muda. Ada laporan penelitian pendidikan keuntungan yang timbul dari anak-anak muda menggunakan ICT dalam berbagai situasi belajar. Ada juga laporan dari kedua pemerintah dan badan-badan independen pada jumlah dan jenis menggunakan komputer di rumah dan di school. Selama tujuh tahun terakhir ini anak-anak di kelas dalam kota, sekolah telah menggunakan komputer multimedia berbasis perangkat lunak sederhana untuk memecahkan masalah dan menghasilkan produk-produk elektronik di tingkat kognitif yang sesuai.
Saat ini di Amerika telah berjalan proyek yang disebut OLPC (One Laptop Per Child). Melalui program OLPC ini, anak-anak berkesempatan untuk mengakses data dan informasi secara langsung dan mandiri.
Selain itu saat ini di Amerika pun telah berjalan program belajar jarak jauh dimana siswa bisa sekolah tanpa harus berada ditempat yang sama dengan guru ataupun bisa berada pada jarak yang sangat jauh sekali. hal ini menggunakan alat bantu berupa internet dimana siswa dan guru dapat berkomunikasi dan bertatap muka langsung lewat internet. Program ini dianggap sangat berhasil karena mampu melakukan kegiatan belajar mengajar tanpa lagi harus mempermaslahkan jarak dan waktu. Belajar seperti ini dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun.

4. Alasan Pemanfaatan TIK

4.1 Bidang-bidang yang memanfaatkan TIK
Dikarenakan TIK di Amerika mampu memberikan kontribusi yang lebih baik dan menguntungkan. Maka di Amerika sendiri pemanfaatan TIK telah merambah keberbagai bidang, mulai dari politik, sosial, pertahanan, ekonomi, terutama pada bidang pendidikan dan masih banyak lagi yang lainnya.
Saat ini bidang yang sedang mengalami pertumbuhan ynag pesat adalah di bidang hiburan terutama dilima regional yang difokuskan di Amerika di antaranya :
1) E-commerce bidang komersial ( iklan)
2) Produk-produk perangkat lunak dan jasa computer
3) Multimedia
4) Internet
5) peralatan Telekomunikasi-Telekomunikasi dan networking

4.2 Permasalahan yang sering terjadi
Tentunya pemanfaatan TIK di Negara Amerika ini tidak luput dari permasalahan ataupun kendala yang menghadang diantaranya saja adalah :
1. Masalah biaya
Biaya yang dibutuhkan untuk pencapaian program OLPC ini tidak sedikit. Apalagi untuk pemerataan fasilitas pendidikan ke berbagai pelosok wilayah Amerika.
2. Masalah SDM ( tingkat keahlian )
Belum semua orang ammpu menguasai computer maka perlu diadakan pelatihan-pelatihan. Terutama pada guru sebagai pengajar diharuskan mampu menguasai computer dan internet sebagai bahan untuk membuat suasana belajar menjadi menyenangkan.
3. Masalah Sosial
Dengan menggunakan computer banyak orang yang lebih senang berdiam diri dirumah memainkan computer mereka dan lebih senang berinteraksi lewat layanan internet ketimbang bertatap muka langsung dengan yang bersangkutan sehingga membuat orang jarang berinteraksi langsung dan lebih bersifat individualis.

4. Perawatan Peralatan
Tentunya semua peralatan yang telah dibeli itu harus dijaga kualitasnya, saat ini banyak sekali perangkat computer yang hanya bertahan beberapa waktu saja karena mengalami kerusakan tetapi tidak diambil cara untuk memperbaiki ataupun mengatasinya. Kebanyakan mereka memilih untuk membeli peralatan baru daripada memperbaikinya.

4.3 Desain Dasar Laboraturium Komputer
Tata letak laboraturium ataupun ruangan belajar yang menggunakan computer di Amerika adalah seperti gambar di bawah ini :

Jadi posisi tempat duduk adalah melingkar hal ini dimaksudkan adanya transfer dua arah antara guru dan murid serta pembelajaran tidak hanya dilakukan pada satu ruangan saja tetapi didesain untuk dapat dilihat dari berbagai arah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: